Thursday, July 16, 2015

Tarawih Malam ke 28: Mesjid Al Ikhlas-Bandar Srimas

Mesjid Al Ikhlas terletak di Bandar Srimas-Aku Tahu, Sei Panas Batam. Mesjid ini cukup besar dan megah. Berada ditengah-tengah perumahan Aku Tahu.

Pembawa acara menyampaikan bahwa penyampai tausiyah dari luar atau yang sudah dijadwalkan sudah tidak ada lagi, maka yang mengisi orang kita (maksudnya pengurus atau imam mesjid). Jadilah seorang paruh baya berdiri. Katanya ini bukan ceramah tapi saling mengingatkan, mengulang-ulang agar kita selalu ingat. Cuma mungkin karena 'orang dalam' mesjid penyampai tausiyah dalam beberapa saat seperti melawak/ tertawa bahkan sampai terhenti pembicaraannya, karena menahan tertawa.

Tarawih malam ke 29 : Mesjid Al Kaffah

Saya tadi malam bersama anakku yang kedua sholat isya dan tarawih di mesjid Al Kaffah Legenda Malaka-Batam Center. Alhmadulillah hingga tadi malam jumlah shoof laki-laki masih sekitar 10. Memang mesjid ini termasuk makmur walau di luar bulan ramadhan.

Pak Ustad Saiful, menyampaikan 'kultum' tentang Pulang Kampung (PulKam) atau istilah kerennya mudik. Bagi sebahagian masyarakat Indonesia, pulkam sudah menjadi tradisi yang seolah wajib ketika berlebaran seperti lebaran puasa ini. Ketika pulkam semua orang ingin sampai dengan selamat, ingin senang tiba dan merayakannya di kampung. Pulang kampung agar selamat dan senang tentu perlu persiapan-persiapan, seperti mental, kesehatan, duit dan materi lainnya. Bahkan tak jarang ketika sampai di kampung ia ingin terlihat berhasil dan sukses di perantauan.

Pulkam ini merupakan contoh yang paling baik, bagi manusia bahwa manusia akan pulang kampung yang sebenarnya yaitu akhirat. Bahwa semua yang bernyawa pasti akan mati, tidak peduli konglomerat atau yang melarat, pejabat atau jelata, muda maupun yang tua. Semua akan dipanggil untuk pulang kampung.

Oleh sebab itu jika ingin bahagia, selamat di kampung akhirat kita semua perlu mempersiapkan diri, tanpa persiapan tentu pasti akan celaka bahkan binasa. Persiapkanlah diri anda dan "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam" QS. Ali Imran (3); 102.

Pulkam didunia saja kita sudah melihat betapa banyak yang tidak bahagia dan menyenangkan, tertipu, terluka, kecewa, bahkan berujung maut, dikarenakan tidak dipersiapkan secara baik dan matang. Apalagi pulang ke akhirat sana nanti, tidak ada yang luput dari perhitungan Allah SWT, yang banyak dosa pasti ada pembalasan yang sangat pedih di Neraka bagi yang mempersiapkan diri dengan banyak beramal, beribadah taat dan patuh kepada Allah dan Rasul nya maka pasti bahagia dan senang di akhirat balasannya kesenangan di Syurga, sesuatu yang belum pernah terbayangkan oleh manusia. Tinggal pilih Syurga atau Neraka. 

Apa yang saya tulis sudah pasti tidak sama persis dengan apa yang pak ustad sampaikan saya mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan, dan mohon ampunan dari Allah SWT...aamiin.  Mohon maaf lahir batin juga bagi semua. Semoga Bermanfaat.


No comments: