Monday, November 29, 2010

WALI KOTA BATAM SELANJUTNTA…

Tanggal 05 Januari 2011 nanti, Kota Batam akan melakukan pemilihan Walikota. Ada 5 Pasang Calon Walikota Batam periode 2011-2016. Pasangan Ahmad Dahlan-Rudi mendapat nomor urut 1, pasangan Ria Saptarika-Zainal Abidin nomor urut 2, pasangan Nada Fasa Soraya-Nuryanto nomor urut 3, pasangan Aripin Nasir- Irwansyah nomor urut 4 dan pasangan Amir Hakim Siregar-Syamsul Bahrum nomor 5.

Hari minggu yang lalu dilokasi sebuah pasar basah Nagoya. Saat sambil menunggu istriku yang sedang belanja, tiba-tiba saya ditegur oleh seorang tukang ojek yang ngaku sebagai ta’mir sebuah mesjid di Baloi.

“Mohon informasi pak, siapa yang perlu didukung untuk menjadi walikota Batam nanti?”.
Saya lalu lihat kiri-kanan untuk memastikan dengan siapa tukang ojek itu bicara, ternyata tidak ada orang lain disekitar itu, saya jadi heran kenapa saya yang ditanya.

“Yang memikirkan, peduli, kuat agamanya dan berpihak kepada rakyat, bukan kepada partai atau golongannya”. Ujar saya sekenanya sambil memperhatikan dengan seksama siapa sebenarnya bapak ini, dan bertanya dalam hati kenapa bapak ini bertanya kepada saya, emang saya siapa?.
“Lalu ia mencoba menyebut salah satu calon yang menurutnya rajin turun dan rajin memberi bantuan”.
“Wah..bapak jangan melihat, seperti itu!, rajin turun, rajin memberi bantuan, tidak menjamin ia pemimpin yang baik, apakah itu karena ada maunya?”.
“Lalu siapa yang perlu didukung, pak?”.

“Coba kamu perhatikan penampilan mereka melalui spanduk, baliho, poster yang masing-masing pasangan tampilkan diberbagai tempat dan perhatikan pula siapa mereka”. Aku seperti pakar, tapi sebenarnya aku cuma iseng karena Bapak itu saya yakin juga iseng.

Lihat ada calon yang mencoba menampilkan / menonjolkan diri masing-masing tidak berdua, mereka orang-orang hebat secara akedemik, pendidikan mereka sangat tinggi. Saya khawatir jika mereka menang dan memimpin Batam, keharmonisan dan kekompakan mereka akan cepat sekali ternodai karena merasa sama-sama hebat dan pintar, akhirnya jalan sendiri-sendiri. Keharmonisan mereka saat ini, terkesan dipaksakan. Tidak baik bagi Batam

Ada calon yang secara pribadi tidak terlihat kuat, mereka secara pribadi bisa harmonis dan kompak namun orang-orang partai merekalah yang akan membuat kerja mereka akan terganggu, karena secara ideologis kedua partai itu berdiri sangat berbeda. Apalagi partai baru ini dibentuk salah satunya karena tidak puas atas partai lama itu. Ketidakharmonisan itu sudah terbukti dikoalisi kedua partai itu (bupati, gubernur) di KEPRI,.

Ada pasangan calon yang terkesan dipaksakan untuk berpasangan, karena dirasa cocok secara pribadi dan “mungkin dana” namun sebenarnya pasangan ini tidaklah kuat secara tim, karena yang satu merasa lebih kuat dan mampu menguasai jajaran PNS yang ada, karena dia sedang menjabat Walikota Batam,. Perhatikan pula banyaknya poster, baliho dari bapak yang satu ini ada dimana-mana menggunakan jabatannya untuk berkampanye program pemerintah, seperti 3M soal nyamuk/malaria, tapi kenapa harus pada masa  menjelang pemilihan walikota, kenapa pula harus wajah bapak ini. Sedang calon wakilnya dianggap masih belum matang dan tidak banyak yang memilih karena faktor wakilnya. Kebetulan calon wakilnya seorang yang kaya.

Ada calon yang murni di calonkan oleh satu partai, cawako dan wawakonya. Ini bakal hebat dan kuat apalagi jika mereka mampu berkordinasi satu sama lain secara baik., tapi batu sandungannya adalah sedikit pemahaman tentang dunia birokrasi pasangan ini. Minimnya pemahaman birokrasi, peraturan sehingga jika tidak cermat bisa salah, atau malah menghambat. Tapi calon ini tidak kuat secara sosial kemasyarakatan di Batam apalagi di hinterland.

Sedang pasangan yang lainnya saya kira masih banyak yang meragukannya, masyarakat umum / bawah belum mengenal pasangan ini, pasangan ini belum diperhitungkan. Harus berjuang ekstra agar dipilh dan bisa keluar sebagai pemenang walikota Batam periode 2011-2016.

“Jadi siapa pak yang bapak dukung, dan yang bakal menang!”.
“Saya kebetulan tidak mendukung siapapun, dan yang bakal jadi walikota batam selanjutnya adalah yang disukai warga  Batam”, he..he. silahkan bapak pilih sendiri.

No comments: