Saturday, June 20, 2015

Tarawih Malam ke 3: Mesjid AL IKLASH

Mesjid Al Iklash terletak di Perumahan Plamo Garden Batam Center, di simpang Kepri Mall. Perumahan ini tergolong tua karena tahun 1994, sudah ada. Mesjid ini tidaklah terlalu besar, ruang sholatnya berada dilantai 2, lantai dasarnya sepertinya bukan tempat sholat karena tidak terlihat ruangan besar. Sayangnya tangga yang dipakai para jamaah hanya satu sehingga jika saat para jamaah hendak pulang bersamaan, jamaah pria, wanita, tua muda, akan berdesakan dan padat ditangga. Lebih tidak enak lagi pengaturan tempat alas kaki tidak tertib dan persis di depan anak tangga pertama sehingga menimbulkan kemacetan lalu lalang jamaah, karena tidak semua orang langsung bisa menemukan alas kakinya. Seharusnya tempat alas kaki itu agak jauh dari tangga sehingga kemacetan dapat dikurangi bahkan dihindari.

Ruang sholat di lantai dua juga memiliki kekurangan karena jika jamaahnya penuh entah dimana mereka harus sholat. Pengaturan ruangnya seperti ini, untuk jamaah Wanita bagian belakang kanan jamaah pria mulai dari bagian tengah hingga kebelakang, sementara bagian belakang sisi kiri jamaah lelaki atau disamping kiri bagian shoof wanita juga diperuntukkan bagi jamaah pria. jadi jika penuh sebahagian jemaah pria disamping jamaah wanita.

Pemberi 'kultum' adalah Bapak Abdul Rashid Lc. Beliau menyampaikan bahwa apa yang akan ia sampaikan bukan sesuatu yang baru bahkan sudah sering disampaikan mungkin caranya saja yang berbeda. Beliau membuka dengan menyampaikan hadist berikut “Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Berapa banyak seorang yang berpuasa tidak ada bagian dari puasanya melainkan lapar dan berapa banyak seorang yang bangun beribadah pada malam hari tidak ada bagiannya dari bangun malamnya kecuali begadang.” HR. Ibnu Majah.

Maksudnya puasanya sia-sia, kenapa? karena banyak yang berpuasa dari lapar dan dahaga saja tapi tidak mampu meninggalkan perbuatan dusta, khianat, atau tidak mampu menahan hal-hal yang mengurangi nilai ibadah puasa atau bahkan tidak meninggalkannya. Kemudian disampaikan juga sesungguhnya puasa itu baik, bagi tubuh maupun baik bagi jiwa. Bahkan puasa sesuatu yang universal agama dan kepercayaan manapun mengakui baik/manfaatnya puasa. Orang mau dioperasi saja minimal berpuasa 8 jam.

Kemudian beliau menyampaikan puasa adalah 'training' paling baik dan jaminan jelas. Baik untuk tubuh, baik bagi jiwa dan jaminannya adalah rahmat, pengampunan dan bebas dari api neraka. Mohon maaf, kalimat yang saya tulis tidak sama persis dengan apa yang disampaikan oleh penceramah, karena saya merangkum saja, Ya Allah ampunkanlah hambamu ini jika ini salah. Semoga bermanfaat, aamiin.


No comments: