Tuesday, June 23, 2015

Tarawih Malam 6 : Mesjid Quba

Mesjid Quba letaknya di Perumahan Legenda Malaka Blok C, Batam Center. Mesjid bernuansa hijau ini tidak lah terlalu besar dan atapnyapun tergolong rendah sehingga, saat sholat berjamaah isya dan tarawih tadi malam masih terasa panas walau kipas angin disana-sini. Sebetulnya saya juga ada sekali-kali sholat di mesjid ini sebelum-sebelumnya.

Maaf...imamnya masih muda tapi saat sholat bacaan begitu lambat, yang terjadi kemudian adalah ketika makmum melafalkan 'aamiin' ikut terpengaruh bahkan bisa 'sumbang nadanya'. Kita makmum kalo terlalu lama jadinya bukan tambah khusyuk jadi entah kemana-mana fikiran dan hatinya.

Tapi alhamdulillah saat sholat sunat tarawih dan witir, pak imam begitu cepat, bahkan makmum didepan saya saat ruku baru mulai menundukkan badan pak imam sudah menyebut 'Allahu Akbar' tanda sudah berdiri tegak kembali, benar-benar cepat. Saat bubaran saya sama teman jadi tertawa karena ternyata pak imam bisa berbalik 180 derajat.

Pak ustad penyampai 'Kultum' di mesjid Quba malam tadi, menyampaikan perihal bahaya ghibah sebuah hadits  riwayat Muslim disampaikan oleh pak ustad : Tahukah kalian apa itu ghibah (menggunjing)?. Para sahabat menjawab : Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Kemudian beliau bersabda : Ghibah adalah engkau membicarakan tentang saudaramu sesuatu yang dia benci. Ada yang bertanya. Wahai Rasulullah bagaimana kalau yang kami katakana itu betul-betul ada pada dirinya?. Beliau menjawab : Jika yang kalian katakan itu betul, berarti kalian telah berbuat ghibah. Dan jika apa yang kalian katakan tidak betul, berarti kalian telah memfitnah (mengucapkan suatu kedustaan). 
Kemudian Pak ustad menyampaikan larangan dan bahaya ghibah. ini dasarnya kata Pak ustad Allah Ta’ala dalam Al Quran dalam firman-Nya (yang artinya)“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalianmerasa jijik kepadanya.” (QS. Al Hujurat : 12)
Sebuah larangan yang diiringi dengan perumpamaan, sehingga membuat permasalahan ini bertambah besar dan perbuatannya menjadi sangat buruk : “Sukakah salah seorang diantara kalian memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kalian merasa jijik kepadanya.” Memakan daging manusia merupakan perbuatan yang sangat menjijikkan bagi setiap watak dan tabiat, meskipun orang kafir. 
Pak Ustad katakan bahaya Ghibah Ghibah merupakan perilaku buruk dan berbahaya. Para ulama terdahulu telah menyebutkan tentang bahaya ghibah. Imam AlQurthubi menyebutkan bahwa ghibah itu termasuk dosa besar, sebanding dengan dosa pembunuhan, riba, zina, dan dosa-dosa besar yang lain. (Al Jami’ li Ahkam Al Qur’an, 16/337)
Mohon maaf, apa yang saya tulis ini tentu saja tidak sama persis dengan apa yang Pak Ustad penyampai 'kultum' sampaikan dihadapan makmum, saya mencoba merangkum dengan tidak menyimpang dari esensi yang beliau sampaikan. Mohon ampunan dari Allah SWT jika salah, semoga bermanfaat. Aamiin.

No comments: