Tuesday, September 4, 2012

FIKIRAN MEMPENGARUHI TINDAKAN KITA.

Tak Percaya. Mari kita simak cerita-cerita berikut.

Kotoran manusia adalah sesuatu yang menjijikkan, maka diceritakan saja orang enggan, muak bahkan cendrung dihindari, apalagi melihatnya. Cobalah perhatikan ketika anda masuk toilet / wc umum ketika menjumpai 'benda' itu kita cendrung mengurungkan masuk atau membatalkan niat. Kenapa begitu, karena fikiran kita sudah sedemikian rupa terseting bahwa 'benda' itu menjijikkan. Tapi kenapa ketika 'benda' itu milik sendiri, atau milik anak kita sendiri yang masih kecil, kita tidak jijik?. Kenapa begitu?, karena fikiran kita sudah memutuskan hal itu bukanlah sesuatu yang jijik, padahal 'benda' itu persis dengan milik orang lain.

Kolor, itu-tu celana dalam. Walaupun baru, sangat baru dari pabrik atau dari bungkus. Anda tetap saja merasa jijik, jika dipakai untuk menutup makanan, atau untuk lap muka. Kenapa jijik, padahal baru, dan apa bedanya dengan baju, handuk, atau dengan kain baru lainnya. Fikiran kita sudah menganggap kolor adalah sesuatu yang jijik karena kegunaan dan tempatnya dipakai.

Lain pula 'Handphone (HP)' dan WC, tempat jonggok untuk buang hajat itu. Menurut hasil sebuah penelitian ternyata HP lebih kotor atau lebih banyak kumannya jika di banding WC. Bisa dimaklumi karena frekwensi disentuh manusia, lebih sering baik dengan tangan bersih maupun dengan tangan agak kotor, semi kotor, bahkan sangat kotor, maka wajar HP lebih kotor jika dibanding dengan WC yang dalam satu hari belum tentu disentuh. Sedangkan WC, hampir semua orang akan membersihkannya setelah dipakai apalagi yang dirumah sendiri.

Sekali lagi fikiran kita telah terpola bahwa HP itu bukanlah hal yang kotor lagi menjijikkan, sehingga walaupun pemakaian HP berhubungan dengan pipi dan mulut yang cukup rentan terhadap masuknya kuman dan virus kita tidak peduli, kita tidak merasa jijik.

Fikiran-fikiran kitalah yang mempengaruhi tindakan, sikap kita terhadap sesuatu. Makanya fikiran bisa sangat liar, sangat berbahaya, juga bisa sangat positif dan membahagiakan.

No comments: