Monday, September 10, 2012

BERHENTILAH MELANGKAH, BAHKAN MUNDUR..

Berjuang, menggapai cita-cita memang harus tanpa lelah dan tanpa harus menurunkan semangat, karena dengan itu kita akan mendekati dan meraih cita-cita yang sedang kita inginkan. Mengutip sebuah 'up dates status' rekan yang sungguh saya begitu tertarik dengan kalimat yang ia tulis disebuah media sosial. Begini tulisannya "Saya tetap bergerak selangkan demi selangkah untuk maju meskipun orang lain menghendaki saya untuk berhenti". Tulisan ini alhamdulillah muncul karena 'up dates status' itu.

Lalu saya tanggapi tulisan rekan saya itu dengan kalimat berikut "berhenti terkadang bermanfaat, untuk makan, untuk istirahat, untuk melihat atau menentukan langkah kaki selanjutnya, agar tidak terjatuh". 

Benarkah?, kita tak boleh berhenti ketika sedang berusaha maju, berkembang, menuntut ilmu, meraih dan menaggapai cita-cita?. Langkah kita boleh terhenti, bahkan boleh mundur supaya langkah kita lebih lebar, atau lompatan kita lebih jauh. Simak ketika hendak melalui sebuah selokan / parit maka kita akan mundur untuk mengambil ancang-ancang lalu berlari untuk melompati / melalui selokan, jika kita tidak lakukan itu kemungkinan besar kita tidak akan dapat melalui selokan / parit hanya dengan melangkah biasa apalagi tanpa ancang-ancang. Semakin lebar / jauh sebuah lompatan yang ingin kita lalui maka semakin jauh pula ancang-ancang lari kita dan semakin kuat pula tenaga yang harus kita keluarkan.

Ada juga ungkapan 'mengalah untuk menang'. Artinya kita boleh saja berhenti melangkah, bahkan mundur namun semangat, tekad yang tidak boleh surut atau terhenti. Berhenti juga bisa digunakan untuk menambah tenaga / memulihkan tenaga dengan istirahat dan makan serta minum. Justru tanpa berhenti untuk merenung, menelaah langkah-langkah yang telah dilakukan, tanpa makan, minum dan istirahat kita bisa semakin menjauh dari titik sasaran cita-cita kita. Semoga Bermanfaat. Aamiin.

No comments: