Wednesday, May 11, 2011

CELEMEK ITU TAK SEBERAPA HARGANYA.

Setelah sholat mahgrib kemaren tanggal 10 Mei 2011, aku beserta istri dan kedua anak-anakku bergegas untuk menuju sebuah tempat makan yang mengkhususkan diri pada menu masakan berbahan mie, namanya 'My Mie'. Restoran yang satu ini berlokasi di daerah Winsor-Nagoya-Batam. Ada puluhan aneka masakan berbahan utama mie, aku tak begitu ingat menu yang ditawarkan. Lumayan murah kami memesan mie jamur, mie seafood, bakso ikan, sotong goreng mentega, ayam bakar, 2 kelapa muda, teh obeng (teh manis dingin), sebotol air putih kemasan, hanya sekitar sembilan puluh ribuh rupiah. Rasa masakannya lumayan enak maksud saya tidak mengecewakan dan lumayan ramai, jika anda ingin mencoba tak rugi, saya merekomendasikan.
Kenapa pula kami harus pergi makan malam ke sana?, Na..kebetulan hari itu istriku yang manis sedang berulang tahun. Begitulah cara kami sekeluarga dalam merayakan ulang tahun kami. Kami tidak pernah merayakan dengan mengundang orang lain atau membuat sebuah pesta makan bersama para sahabat dan atau tetangga. Bukan apa-apa, sejak kecil dulu saya dan istri memang tak pernah merayakan hari jadi atau hari lahir, disamping karena faktor ekonomi juga karena hal itu tak begitu penting. Kedua anak kami alhamdulillah tak pula menuntut untuk merayakankan hari lahir mereka.
Sebelum memulai makan kami berdoa bersama khusus buat yang sedang memperingati hari jadinya, biasanya sayalah yang memimpin doa. Doa yang dipanjatkan tentu saja yang baik-baik dan harapan-harapan, setelah berdoa tentu saja kami makan apa yang sudah kami pesan. Tak mungkin kami tinggalkan makanan yang sudah kami pesan, atau kami memakan makanan orang yang tidak kami kenal dimeja lain. Ditengah sedang asyik makan tiba-tiba HPku berbunyi, ternyata dari Pak Joko sahabat saya yang bekerja di PT ASKES Cabang Bintan. Ternyata ia sedang di rumah sakit Awal Bros Batam, sebuah rumah sakit berkelas hotel, mahal, sehingga sering di sebut orang 'awal boros'. Pak Joko akan dioperasi karena terjadi pengendapan pada ginjalnya sehingga menjadi batu, akibat kurang minum air putih dan sering menahan kencing.
Setelah membayar makan di restoran my mie itu, kami menuju mal Nagoya Hill yang tak jauh dari restoran itu. Disana anakku yang kedua sibuk mencari kado untuk ibunya yang sedang merayakan hari lahir. Uang yang dikumpulkannya dari hasil menjual majalah-majalah miliknya kepada teman-teman telah disiapkannya sejak beberapa hari lalu. Ia bingung mencari kado apa yang cocok, akulah yang diajaknya untuk mencari kado yang diinginkannya, karena aku bilang "ibu tak boleh tahu", maka kami berdua memisahkan diri, sementara istriku dan anakku yang pertama disisi lain. Setelah berkeliling sana-sini di mal yang paling ramai di Batam itu, kami lalu menemukan celemek, ya celemek yang biasa dipakai orang saat sedang masak.
"Yah, ibukan belum punya celemek, ini aja kado untuk ibu". ujar anakku.
"Ya.. boleh", ujarku sambil memegang dan meraba-raba celemek contoh yang digantung.
Lalu anakku memilih sebuah warna dan menyerahkan kepadaku untuk dibuka dan kuperiksa, setelah itu yakin dengan warna, jahitan dan modelnya kami menyerahkan kepada SPG, apa pula itu?, itu sales promotion girl dan meminta untuk di bungkus. Bayar lalu pulang. Sampai dirumah ankku yang kedua segera menyerahkan kado itu kepada bundanya. "Bunda ini kado dari adek, selamat ulang tahun". Ujarnya, lalu istriku segera membuka kado itu sedang anakku yang kedua itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan istrikupun terharu lalu memeluk serta menciumnya, karena anak kami yang kedua ini memang sayang dan begitu peduli pada ibunya. Celemek itu tak seberapa harganya, tapi anakku telah menunjukkan kepedulian dan kasih sayangnya dengan caranya, cara anak-anak.
Tapi mengapa aku sebagai suaminya tidak mengucapkan apa-apa atau tidak diceritakan. Huss..aku punya cara sendiri dan waktu yang berbeda, yang tak boleh diliput atau diceritakan disini, rahasia....he..hee. Sudah tentu aku berbuat sesuatu untuk istriku tercinta. Begitulah cara sederhana kami membangun kasih sayang, keharmonisan dan semoga rumah tangga kami diridhoi oleh Allah SWT, aku, istriku dan anak-anakku bahagia, selamat dunia akhirat. amiin.

No comments: