Tuesday, May 31, 2011

AKU MASIH BERUNTUNG?.

Galang IslandImage via Wikipedia
Tiba-tiba HPku berbunyi, lalu aku lihat nomor yang tertera dilayar, tak kukenal tapi menyimak dari nomornya sepertinya bukan dari HP tapi dari nomor telepon biasa karena dimulai dengan 0778...itu kode wilayah kota Batam. Lalu terjadilah percakapan antara saya dengan siwanita diseberang telepon.

Ternyata ia seorang anggota staff marketing sebuah hotel yang ada di Batam, di Nusadua Bali dan mungkin dibeberapa kota lainnya. Ia sedang berjualan dengan mengatakan saya terpilih untuk mengikuti sebuah presentasi di Hotel mereka di Batam sore ini sekitar pukul 18.00. Saya juga berhak menginap 3 hari 3 malam di Bali di Hotel jaringan mereka  untuk masa berlaku 6 bulan atau mengikuti kapal pesiar keliling Asia Tenggara dengan menggunakan 'voucher' yang akan di bagikan setelah presentasi nanti sore.


Bapak tak usah khawatir, tidak dipungut biaya, tidak ada tandatangan apapun kan ujar saya?, sedikit mengecek. Saya tetap saja merasa curiga dan harus berhati-hati. Saya katakan padanya kalau saya sudah ditelepon untuk yang ketiga  kalinya program serupa dari hotel ini  tapi tak tak pernah hadir di acara presentasi yang mereka gelar, lalu dengan sigap ia menjawab bapak kami ikutkan kembali. Saya tetap saja tak begitu percaya, karena saya tidak mengikuti program apapun, tiba-tiba terpilih untuk mendapatkan kesempatan itu. Saya sedikit protes, karena pelaksanaannya bersamaan dengan masuknya sholat maghrib untuk Kota Batam dan sekitarnya, mereka beralasan setelah maghrib banyak yang sudah malas hadir, sedangkan pemilihan pukul 18.00 dianggap cocok sehabis bubar kantor para undangan bisa langsung menuju lokasi presentasi / hotel kami.

Setelah mendiskusikan hal itu pada istri saya, kami ingin mencoba dan melihat presentasi apa yang sesungguhnya akan dilaksanakan. Sekitar pukul 18.00 lebih sedikit kami sudah tiba di hotel goodway. Kami langsung disambut seorang lelaki ramah dan langsung menanyakan nama saya dan istri. Setelah itu kami dipersilahkan duduk di ruang tunggu untuk mengisi sebuah formulir; ada nama suami, istri, alamat, kartu kredit, gaji per bulan, dsb. Setelah membacaaya dan mengisi formulir saya langsung berbisik kepada istri saya kalau ini sebuah acara pemasaran entah gaya dan aliran apa?. Setelah itu kami ditunjukkan ruangan tempat sholat oleh seorang wanita.

Usai sholat kami kembali ke depan ruang tempat pelaksanaan presentasi, disana ada beberapa wanita ramah, lalu salah seorang diantaranya bertanya-tanya kembali, saya tegaskan jawaban pertanyaan anda itu sudah saya tulis di formulir itu dan tadi pagi melalui telepon juga pertanyaannya itu,yang dilontarkan ,kenapa ditanya terus, belum mulai saja sudah banyak sekali pertanyaannya?. Sang wanita berujar, maaf pak ini untuk mencocokkan data yang sudah kami dapatkan saja. Lalu ia meminta saya mencocokkan 4 angka terakhir nomor kartu kredit saya, jika ada yang cocok minimal dua saja bapak langsung dapat hadiah dari kami, ujar wanita ramah itu. Sementara wanita yang lain menawarkan minuman untuk kami.

Saya tak bersedia pertama karena saya tak ingin terjebak, kartu kredit saya sampai mereka catat, kedua saya tidak mau ketahuan kalau kartu kredit saya itu sudah lama saya tutup, Kan malu jika ketahuan. Kemudian keluarlah seorang wanita menyapa kami, "Bapak Arman dan Ibu Titin ya?", Bagimana kabarnya Pak, Bu?, selamat datang di grup hotel kami dan pada acara kami ini". Lalu iapun menuntun kami untuk masuk ruangan tempat presentasi. Ternyata di dalamnya sudah ramai, riuh juga karena ada yang bawa anak-anaknya., plus musik sentimentil. Mungkin ada sekitar belasan meja bulat dan setiap meja terdapat 4 kursi, setiap meja sudah ada petugas mereka yang melayani undangan yang lumayan banyak. Kamipun dipersilahkan duduk dan langsung ditanya sana-sini, termasuk anak saya, udah pernah ke Bali dik?. belum ujar anakku.  Minta ke ayah liburan ke Bali. Setiap kita bicara selalu ditanggapai dengan tangkas dan cekatan, sepertinya tak boleh ada jeda, atau fakum, mereka sepertinya dilarang kehabiasan kata-kata.

Kami berdua mulai gelisah pada acara itu, pertama mereka menjanjikan paling lama 60 menit, kedua anak kami yang pertama sendirian dirumah, ketiga pukul 19.30 sudah ada kawan yang akan datang. Jadi kurang konsentrasi dan tidak terlalu berminat, walaupun mereka ramah-ramah dan hebat-hebat. Kami menangkap tetap saja ada unsur memanipulasi, bagimana tak ada manipulasi, tiba-tiba saja diundang dan mana mungkin mendapatkan sesuatu tanpa embel-embel.

Kami lalu memutuskan untuk tidak melanjutkan acara itu, lalu wanita itu memanggil manajernya untuk mengatasi kami. Iapun menerangkan sana-sini dan mengatakan sayang kesempatan untuk mendapatkan 'voucher' menginap dihotel grup kami di Bali 3 hari 3 malam atau pesiar keliling Asia Tenggara, bisa batal mungkin  malam ini keberuntungan untuk bapak, ujarnya lebih lanjut. Tapi kami tetap pada keputusan untuk tidak melanjutkan, lalu sang manajer meminta kami menuliskan alasan menghentikan dan menandatanganinya. Kenapa harus melakukan ini ujar saya, maaf pak ini untuk laporan saya saja. Saya lalu menulis 'acaranya diluar perkiraan dan bayangan', dibalik formulir yang telah saya isi.

Kamipun bergegas meninggal ruangan itu dan ternyata saya belum beruntung di hotel itu, beruntung juga terlepas dari acara presentasi manipulasi itu. Sampai dirumah kebetulan sahabat yang mau datang itu juga tiba bersamaan dengan kami. Keberuntunga lain juga saya dapatkan, sampai dirumah dengan selamat dan sahabat dan sekeluarganya bisa bertemu dengan kami. ALHAMDULILLAH.
Enhanced by Zemanta

3 comments:

Weddy said...

Saya dan istri juga mengalami hal yg kurang lebih sama seperti yang Bapak sampaikan ,waktu itu kami diundang oleh Hotel Goodway Batam pada hari Sabtu, 1 Oktober 2011 utk menerima gratis voucher menginap, setibanya di sana kami diarahkan masuk ke ruangan presentasi full musik (menurut saya agak aneh presentasi kok malah full musik, di awal presentasi dinyatakan bahwa meskipun kami tidak melakukan deal hari ini, voucher menginap tetap akan diberikan sebagai tanda terima kasih karena telah bersedia meluangkan waktu, dan pada akhir presentasi disodorin formulir utk join yang beasarnya biaya Rp 120 Juta (masa keanggotaan 30 Tahun), 70 Juta (10 tahun) n terakhir mentok sampe 28 Jt (5 tahun). Penawaran tsb hanya berlaku jika deal pada saat itu juga shg kami merasa tidak mungkin bagi kami untuk utk pulang dan memikirkannya lebih lanjut. Alhamdulillah kami selamat dari "jebakan" tsb dan sekedar info bahwa voucher menginap tersebut hingga sekarang juga tidak diberikan kepada kami :)

K.Arman said...

Terima kasih, Komennya Pak Weddy....salam kenal

saya said...

maaf mas saya juga malam ini diundang di hotel di daerah saya, itu permintaan dari wanita yg atas nama good way hotel,.. datang ga ya??..makasih mas klo bisa secepatnya kasih infoo