Monday, October 29, 2012

WAKTU SEBAGAI PENGGODA.

Banyak ungkapan yang menyebutkan bahwa waktu itu sangat berharga, begitu penting, tidak boleh disia-siakan, ungkapan yang saya maksud diantaranya seperti; 'time is money' itu kalau orang Inggris atau orang yang berorientasi materi. Tapi kalau orang arab bicara 'waktu laksana pedang' yang kira-kira maksudnya adalah waktu bisa sangat membantu untuk sukses, waktu bisa juga mencelakan diri sendiri.

Bahkan Allah SWT telah bersumpah 'demi waktu', "Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran" Al-ashr (103): 1-3.  

Memang waktu bisa sangat menggoda, melalaikan, menyilaukan. Bukankah kita sering sekali mengatakan atau mendengar kalimat; 'santai saja, kita masih muda', 'santai saja, waktu kita masih panjang', 'santai, mengapa harus terburu-buru', 'mengapa harus sekarang, bukankah hari esok masih ada', dan seterusnya. Kalimat-kalimat itu lalu menggoda kita dan melalaikan sehingga makin banyak waktu kita terbuang.

Padahal yang namanya waktu tidak pernah bertambah, sedetikpun, waktu tidak pernah lebih dari 24 jam, waktu tetap sama untuk orang yang santai maupun yang serius. Waktu tetap sama bagi yang bahagia maupun yang sengsara, waktu tetap sama buat orang baik dan berani maupun buat orang jahat dan penakut. Waktu sama buat orang pintar, waras, sekolahan, bodoh, gila, dan buta huruf, anak-anak, buat remaja, dewasa maupun yang tua . Waktu tidak berbeda buat yang taat pada Allah SWT dan Nabi Muhammad maupun yang tidak taat. Kita semua diberikan 24 jam sehari semalam. Sungguh salah jika ada ungkapan malam minggu adalah malam yang panjang.

Waktu tidak akan pernah mundur sedetikpun walaupun kita sangat berkuasa, sangat kaya, sedang sengsara, sedang celaka, sedang galau, sedang sekarat, lagi bahagia,  lagi sukses, sedang dipuncak jabatan, sedang merayakan kemenangan / kebahagiaan, sedang kasmaran atau sedang patah hati. Waktu akan terus berjalan tanpa menghiraukan orang, situasi / keadaan, suka atau tidak suka, siap atau tidak siap.

Waktu tidak bisa diberhentikan, waktu tidak bisa disimpan, waktu tidak bisa diajak kompromi. Waktu adalah sesuatu yang sangat jauh karena tidak bisa kembali / dikembalikan atau diputar ulang. 

Jika kita tergoda oleh waktu maka hampir dipastikan kita akan menyesal. Penyesalan itu muncul karena waktu bergulir, karena waktu memberikan jawaban, atau memberitahukan bahwa telah terjadi kesalahan. Itu bagi mereka yang berfikir dan mengambil hikmah. Semoga bermanfaat buat aku, istri, anak-anakku, keluargaku dan bagi siapapun yang membaca tulisan ini, aamiin.

No comments: