Saturday, February 11, 2012

APA HIKMAHNYA JADI MISKIN LEBIH MUDAH DARI PADA JADI ORANG KAYA?.

Rasanya tidak ada orang yang menginginkan kemiskinan, apalagi zaman sekarang yang hampir tidak ada urusan yang tidak menggunakan uang. Rasanya juga tidak ada orang yang berdoa ingin menjadi miskin. Tulisan ini berfokus pada kemiskinan materi, harta benda / uang, informasi, interaksi sosial yang memadai sehingga tidak memilik kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar (pangan, sandang, rumah), kesehatan tubuhnya kurang, sangat tergantung secara sosial pada pihak-pihak lain, miskin pula informasi serta tidak memiliki akses  informasi yang umum dan sederhana.

Mereka yang tegolong dalam kelompok ini tidak memiliki kemampuan, tidak memiliki daya untuk menggerakkan roda kehidupannya lebih dinamis dan lebih layak atau minimal mendekati standar minimal. Jumlah golongan ini dari tahun ketahun hampir selalu meningkat bahkan kemiskinan turun temurun serta yang miskin semakin miskin. Dimana-mana dengan mudah kita akan menemukan orang-orang miskin. Menurut pemerintah kemiskinan telah menurun 'maksudnya menurun ke anak cucu'. 

Menjadi miskin tidak perlu proses, tidak perlu seminar, tidak perlu sekolah, tidak perlu keahlian, tidak perlu modal, tidak perlu tekad serta usaha gigih, tidak perlu doa-doa dan ritual apalagi buka cabang segala. Menjadi miskin sangat mudah, menjadi miskin tidak butuh waktu panjang bahkan bisa dalam hitungan jam. Tidak ada juga seminar, makalah, buku, pembahasan, diskusi yang dilakukan/diadakan dengan tajuk atau judul "cara jitu jadi miskin", "cara gila menjadi sangat miskin", "lupakan kekayanaan jadilah miskin total", 'Totalitaslah dengan kemiskinan anda".  Tidak ada pula dibahas dimedia masa 'keluarga miskin, panutan'. 'simiskin yang sangat miskin'. Membahas kemiskinan itu memang tidak enak, bikin neg, kemiskinan itu hanya komoditi berita, komodisti para politikus, supaya mereka seolah peduli. Mungkin itulah sebabnya lebih banyak jumlah orang miskin dari pada orang kaya.

Lalu pertanyaannya kenapa menjadi miskin sangat-sangat mudah, dan untuk menjadi kaya sangat begitu sulit?. Untuk menjadi kaya anda harus punya modal (baca duit) disamping niat dan doa, setelah itu anda harus bersungguh-sungguh, gigih, serius, dan pantang menyerah, itupun belum tentu anda sukses menjadi orang kaya, bahkan tak jarang justru malah gagal total lalu menjadi miskin.

Seharusnya sama-sama sulit atau sama-sama mudah, biar adil atau seimbang. Apakah hikmah ini semua, adakah yang bisa menjawab?.

3 comments:

etna nena oetari said...

jawabannya adalah...karena kita terlahir tidak punya apa-apa, blas asli tak punya apa-apa dalam terjemahan yang sebenernya. Jadi dr sejak lahir sudah di'kenal'kan arti miskin yang paling miskin. Dan itu tanpa usaha sedikitpun kan...?? :-). Itulah kenapa kita harus berusaha keras jika ingin memiliki banyak harta,tahta selama hidup di dunia.Harus ada ilmunya dll seperti tulisan itu. Karena untuk sesuatu yang kita belum tau/punya kita harus berusaha untuk mendapatkan. Dan satu lagi karena semua diciptakan berpasangan, maka kalo kaya harus berusaha maka untuk jadi miskin tidak perlu berusaha....;-p. Belum lagi kalo mati balik lagi jadi miskin dalam arti yang sebenernya (lagi).Lahir miskin matimiskin masa'masih mau diajarin juga....^__*

etna nena oetari said...

http://nenasibaikhati.blogspot.com/2011/12/kayabahagia.html

K.Arman said...

Thanks..ya atas komennya.....tapi kenapa mudah....sedangkan kita sudah berusaha saja kadang tak berhasil jd kaya...sedang miskin gak perlu usaha bahkan cndrung tak pake proses...