Sunday, January 1, 2012

PESAN SINGKAT.

Tengah malam pergatian tahun baru 2012, saya begitu terpingkal-pingkal tak mampu menahan tawa akibat kekonyolanku sendiri. Sore tanggal 31 Desember 2011 seorang sahabat mengirim pesan singkat yang berisi pesan, harapan, doa kebaikan dan mengucapkan selamat tahun baru, kira-kira begitulah isi pesannya yang cukup panjang itu. Lalu akupun segera membalas dengan mengirimkan pesan singkat dari seorang sahabat yang telah masuk dipagi hari tanggal 31 Desember juga.

Setelah tiba di rumah dari nonton pesta kembang api di depan kantor walikota Batam, sekitar hampir pukul 01.00, aku menyempatkan memeriksa HPku. Na...ketika melihat pesan singkat yang kukirim untuk sahabatku sorenya, ternyata ada kekonyolan telah aku lakukan. Lalu akupun tertawa terpingkal-pingkal cukup lama, sampai istrikupun heran dan bertanya hal yang membuatku tertawa.

"mungkin teman ayah yang terima pesan singkat ayah, bingung?!!".
"kenapa?".
"dia terima pesan dariku, tapi dibawah tulisan pesan singkat itu, dari RUSLI dan keluarga, kan jauh sekali tak ada mirip-miripnya dengan nama ayah, jadi tak mungkinkan salah ketik". ujarkan masih dalam keadaan tertawa dan membayangkan wajah sahabatku kebingungan (sahabatku waktu SMA dulu di Aceh).

Inilah akibat kekonyolanku, maunya praktis dan mau enak, kemudian tanpa mengedit dan atau mengganti kalimat yang tak perlu, maka terkirimlah pesan singkat dari dan milik orang lain. Akibat kekonyolan itu, pagi tanggal satu aku masih sempat tertawa mengingat hal itu. Coba bayangkan jika pesan singkat itu terkirim pada mertuaku atau keluargaku, entahlah.....

Teknologi tak dipungkiri memang sangat membantu manusia, membuat pekerjaan dan atau kegiatan manusia serta interaksi antar manusia menjadi mudah dan menyenangkan. Tapi walau secanggih apapun sebuah hasil  / produk teknologi, manusia tetaplah harus waspada / berhati-hati dalam menggunakannya dan manusia pulalah pengendali penggunaan teknologi, manusiapun tak boleh dikendalikan teknologi. Sejatinya produk teknologi untuk membantu manusia bukan menyulitkan manusia, apalagi menjerumuskan kearah kecanduan akibat teknologi. Seperti di Korea Selatan kini sudah ada klinik khusus bagi pecandu 'games online'. Semoga bermanfaat.


No comments: