Monday, August 22, 2011

TENTANG BATAM GREAT SALE.

Malam tadi 21 Agustus 2011, saya dengan istriku menuju sebuah mall di Batam Centre. Istriku ingin mencari baju baru untuk anakku. Sebelum mencari pakaian anak, istriku mengajakku menuju toko sepatu dan sandal.

Masuklah kami, ke toko sepatu dan sandal Bucherri tempat kami membeli sandalku yang lama. Lalu istriku berujar "pilihlah sandal untuk ayah". Entah kenapa saya sudah membeli sandal merek yang sama beberapa kali, apakah ini yang disebut kesetiaan pada produk. Rupanya istriku begitu sedih melihat kondisi sandalku yang sudah tua dan sangat buram tidak bisa dihitamkan lagi walau disemir berulang-ulang. Namun begitu aku harus mengucapkan terima kasih kepada sandal itu karena sudah beberapa tahun setia menemaniku ke berbagai tempat dan kondisi yang menyenangkan sandal itu sampai kondisi yang sangat sandal itu tak sukai hingga menimbulkan lecet, kotor, basah bahkan bagian tumitnya pecah.

Sambil memilih aku berujar pada wanita-wanita penjaga toko itu, "Pak Cherrynya mana?, ini semuanya Bu Cherry!". Merekapan tertawa. Setelah bentuk, ukuran, warna dan harga cocok lalu penjaga itu meminta kepada petugas gudang untuk mencarikan sandal pilihan saya, sambil menunggu mata saya tanpa sengaja melihat dan membaca stiker / tanda 'Batam Great Sale...to 70%', yang ditempel persis dikaca samping pintuk masuk ke toko itu. Lalu saya keluarkan dari dompet kartu 'card solution' yang menurut penjelasan dibrosur dan di koran terbitan Batam, kartu itu berfungsi untuk mendapatkan berbagai potongan hebat hingga 70% selama program Batam Great Sale dilaksanakan.

"Mas, kartu ini berlaku disini" Ujar saya pada seorang pria-atasan dari semua penjaga toko itu.
"Kartu apa itu?. Seperti memang ia tidak mengenal atau belum pernah melihat sebelumnya.
"Card Solution, yang setahu saya berfungsi selama program Batam Great Sale ini, seperti stiker itu". Saya sambil menunjuk kearah stiker ditempel.
"Tidak kami tidak tahu".
"Jadi Toko ini tidak ikut program itu, lalu siapa yang menempel stiker itu di toko ini".
"Mungkin pihak pengelola Mall, dan kami memang tidak ikut program Batam Great Sale, potongan harga yang tertera diberbagai rak sepatu/sandal itu merupakan murni program kami, bukan karena ada program Batam Great Sale".

Ini kisah nyata yang tadi malam terjadi. Ini hampir persis dengan ulasan saya di blog saya terdahulu. Program ini terlihat tidak matang-mungkin dipaksakan, gaungnya sangat kurang-mau bukti coba anda tanya warga batam yang tidak langganan koran, tanya juga warga diluar Batam (Bintan, Natuna, Lingga dll) apalagi orang diluar KEPRI. Kita tidak pernah membaca iklannya di kelevisi, koran, majalah terbitan Jakarta yang bersekala Nasional, apalagi media di Malaysia atau Singapura.

Program ini sungguh mulia dan baik, tapi apakah pemko mengawasi secara potongan-potongan harga (diskon) itu sungguh terjadi, maksud saya bisa saja terjadi harga telah mengalami kenaikan berlipat lalu dilakukan diskon tapi sesungguhnya tidak terjadi diskon (kembali ke harga normal). Bila ini terjadi maka bakal banyak yang kecewa bahkan dirugikan, karena ada pihak-pihak yang mencoba mengeruk keuntungan pada kesempatan ini tanpa pengawasan. Jangan cuma ada program dan stiker saja lalu pelaksanaannya tanpa pengawasan.

Banyaknya orang berbelanja saat ini belum bisa disebut karena program Batam Great Sale ini, bisa jadi karena momen ramadhan atau lebaran. Masih perlu pembuktian dan perlu tolak ukur yang jelas. Semoga program ini sukses dan gaungnya semakin membahana.





No comments: