Wednesday, March 31, 2010

SAMBAL: BUAH BINJAI

Hari Minggu tgl 28 Maret 2010 yang lalu aku mengundang saudara-saudaraku yang ada di Batam untuk makan siang dirumahku. Kebetulan ada sepupu yang baru datang dari kampung di Palembang dan dari Kalimantan barat. Kebetulan yang selanjutnya adalah ayukku dari Palembang mengirimkan buah Binjai (Nama ilmiahnya adalah Mangifera caesia).

Na..Binjai ini kulitnya putih kalau mudah dan berwarna coklat jika sudah tua, ukurannya lebih besar sedikit dari mangga golek, bijinya besar dan tunggal. Rasanya asam, manis dan sedikit kelat, dengan rasanya seperti itu paling cocok di jadikan sambal terasi. Sambal binjai salah satu sambal fovorit orang komering ulu-Sumatera Selatan. (gambar mohon maaf ambil dari internet-bukan gambar milik saya)

Sambal binjai sangat cocok jika disandingkan dengan pindang ikan patin/daging, ikan bakar (betok, bujuk, gabus, tebakang), lalapan mentah maupun rebus seperti daun ubi muda, jagung muda, kemangi, petai, batang muda lengkuas, daun muda kencur, kucai dll. Orang Komering termasuk penggemar lalapan, banyak sekali jenis lalapan yang digemari. Sambal juga ada beberapa jenis dalam kuliner Komering seperti; binjai ini, juga ada sambal mangga, kemang, bams, belimbing dan terong rebus/bakar, kalao terong ini biasanya dilonyotin dan diulek dengan bumbu sambal.

Istriku terkejut sekalian bahagia karena saudara-saudaraku lahap dan pada tambah makannya, sampai adanya yang buka tali pinggang untuk melonggarkan celana dan memberi kesempatan makanan lebih banayak masuk. Lumayan ramai, namun ada juga yang tidak datang tanpa keterangan, mungkin mereka makan enak juga dirumah masing-masing. Sambal binjai telah membuat orang kesemsem untuk makan, enak dan telah lama tak dirasakan, sampai ada yang minta di bungkuskan. Istriku memang pandai memasak, cepat belajar serta salud. Alhamdulillah acara makan bersama itu sukses dan bahagia karena melalui itu silaturrahmi keluarga bisa berjalan.

No comments: