Tuesday, March 30, 2010

REUNI

REUNI KECIL
 
Tanggal 20 Maret 2010 pagi itu kami sekeluarga tiba di rumah sahabat lamaku H. Hasrul di Pekayon Bekasi. Pertemuan terakhirku dengan Hasrul sekitar tahun 2005 lalu, tak terlalu lama jika di banding dengan sahabat-sahabatku lainnya, tamat SMA ada yang hingga kini aku belum pernah ketemu lagi.
 
Kami berdua mulai saling bercerita satu sama lain, tentang masing-masing dan usaha serta kegiatan yang ditekuni, setelah itu kami mulai menelpon rekan-rekan yang ada di Jakarta untuk dapat berkumpul di Blok M square sekitar jam 14.00. Ternyata disana ada kedai Hasrul berjudul Frana Spa, ya..peralatan dan asesoris untuk spa dan perlengkapan lainnya, hebat ya hasrul.
 
Reuni kecil itu hanya dihadiri Hasrul, Erma, Adi Endin (kawan sekolah di Arun Aceh dulu), tak lama kemudian sampailah Rudy dan Abd Muluk (kawan kulian di Unsyiah dulu), lumayan sedih karena sesungguhnya rencana dan ajakan untuk reuni ini telah aku sampaikan melalui email sekitar sebulan sebelumnya, dan beberapa sahabat di Jakarta yang di hubungi via HP tak hadir tanpa keterangan, Rini yang hebat dari Sukabumi dibela-belainnya untuk hadir. Namun aku tetap bahagia dan senang walau hanya beberapa orang.
 
Perubahan jelas tampak terlihat, jatah pertumbuhan ke atas sudah selesai sedangkan pertumbuhan ke depan, ke belakang, kesamping masih terus berlangsung, perubahan di bagian kepala juga semakin-semakin (rambut makin putih, makin tipis, guratan, kerutan diawajah juga tak dapat dibendung, bahupun tak sekekar dulu lagi, gerakan perlahan dan pasti tidak selincah dulu). Hasrul bilang sama aku “kau berhasilnay meninggalkan dunia hitam, rambutmu itu hampir putih semua” lalu kami ketawa.
 
Kisah reuni dimanapun di dunia ini sama; berbagi cerita, saling bertanya, mengingat-ingat masa lalu / kisah yang bahagia, sedih, termasuk kisah konyol yang pernah terjadi. Itu juga yang kami lakukan pada reuni kecil itu, semua senang, bahagia dan tertawa, makanya silaturrahim sangat bermanfaat untuk meregangkan otot-otot dan melenggarkan sesuatu yang menyempitkan, menyedihkan. Kimia dalam tubuh berubah positif dan tubuh menjadi lempang, enteng dan semuanya terasa begitu membahagiakan, maka jangan remehkan sebuah silaturrahmi.
 
Reuni kecil itu kami akhiri menjelang maghrib, dan kami saling berharap untuk terus menjaga hubungan. Apalagi aku masih menyimpan harapan besar untuk dapat bertemu dengan teman, sahabat, sohibku yang lainnya, pertemuan melalui dunia maya bagiku belumlah sempurna, masih terasa kurang, namun harus kuakui dunia maya telah banyak berjasa dalam dalam mempertemukan dan menyambung kembali pertemanan yang pernah kosong selama beberapa tahun. Semoga masih ada kesempatan untuk kita berreuni lagi dan lebih besar lagi.
 
Sahabat-sahabatku semoga sukses, selamat dunia akhirat buat kalian semua dan keluarganya. 
 

No comments: