Friday, May 8, 2009

Siapa Peduli Bahasa Indonesia

Bukti kurang menghargai Bahasa Indonesia

Ini adalah salah satu contoh betapa Bahasa Indonesia kurang dihargai oleh bangsanya sendiri. Lihatlah iklan lowongan kerja di media masa, bahasa apa yang dipakai? Atau bahasa apa yang lebih dominan dipakai untuk sebuah iklan lowongan kerja?. Kita semua barangkali akan sepakat jawabannya adalah Bahasa Inggris. Benar bahasa Inggris adalah bahasa International, tapi sesungguhnya terkesan janggal dan dipaksakan. Kenapa?

Pertama iklan lowongan kerja tersebut yang pangsa pasarnya jelas orang Indonesia haruskah berbahasa Inggris. Kedua media tempat beriklan itu juga jelas-jelas berbahasa Indonesia, terbit di Indonesia dan pembacanya adalah orang yang harus mengerti/memahami bahasa Indonesia lisan dan tulisan, perlukah iklan lowongan berbahasa Inggris?.

.Maksudnya iklan itu tidak perlu Berbahasa Inggris kalau yang mau dicari orang Indonesia, media tempat beriklan masih berbahasa Indonesia. Mengapa mereka penyedia lowongan kerja itu tak menyebut salah satu kriterianya, mampu / menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan. Apakah iklan yang tidak berbahasa Inggris tidak berkesan bonafit.

Saya menduga sebahagian hanya ikut-ikutan, sebahagian lagi memang ingin terkesan bonfitd dan “go International”. Sebahagian lagi memang tidak peduli dan tidak menghargai Bahasa Indonesi

No comments: