Saturday, May 30, 2009

PASAR KAGET JODOH-BATAM






Pasar Pagi Jodoh-Batam

Tanggal 23 Mei 2009 lalu, saya, istri dan kedua putri saya sekitar pukul 06.30 pagi sudah meninggal rumah untuk melihat pasar pagi di Jodoh-Batam, tepatnya di depan Mall Ramayana. Tujuan kami bukan belanja sayuran, tapi kami ingin melihat-lihat pasar pakaian (bekas) eks Singapura, boleh disebut pasar kaget karena jam operasinya hanya sekitar jam 07.00 sampai 10.00 pagi.

Semua penjual disini, menggelar dagangannya diatas aspal jalanan, barang dagangan ditumpuk begitu saja. Mayoritas yang diperjual belikan disini pakaian, disamping itu barang lain bisa kita temukan seperti alat dapur, gorden, mainan anak-anak, jam tangan, sepatu, tas, kaca mata, asesoris, alat-alat elektronik (laptop, kamera digital, telepon genggam). Bahkan saya menemukan blackberry, namun sayang penjual tak berkenan saya ambil gambarnya. Para pembeli dipersilahkan memilih dan membongkar-bongkar pakaian yang ditumpuk. Konon pakaian yang dijual tidak semuanya bekas, bahkan tidak jarang masih terdapat gantungan lebel merek dari kertasnya. Para penjual juga tahu pakaian bermerek, biasanya mereka akan patok harga agak mahal, bisa-bisa diatas seratus ribuan, seperti levi’s. Namun yang tak bermerek untuk hari selain minggu rata-rata Rp.5.000,-, tapi kalau hari minggu/libur diatas Rp 10.000,-, tawar-menawar tetap berlaku.

Bincang-bincang dengan seorang Bapak penjual jam tangan. Kalau di Jodoh ini area jualan paling-paling sepanjang 100 meter saja, kalau mau lebih lengkap dan lebih banyak pilihan, bapak bisa pergi ke pasar second di komplek pertokoan Aviari-Batua Aji, disana bapak bisa menemukan apa saja, dari yang kecil-kecil (pernak-pernik) hingga yang besar-besar (mesin cuci, lemari es, meja, lemari pakaian) kalau disinikan umumnya barang-barang yang ringan, bisa diangkut sekali angkat oleh satu orang. Ketika saya tanyakan bagaimana cara mereka mendapatkan barang dagangan tersebut. Bisa langsung ke Singapura, atau nitip sama yang sudah kita kenal. Mengenai kondisi barang, di Singapura umumnya tidak bisa memilih, misalya ada barang satu pick up, kalau setuju ambil semua tidak bisa dipilih atau cek. Pagi itu pengunjungnya lumayan ramai, bahkan tak jalan jadi macet. Pasar ini sangat membantu kalangan tertentu.

No comments: