Wednesday, December 19, 2012

Dua Imam, Satu Makmum?.

Sehabis sholat zhuhur di musholla tempat kerja tadi siang, saya agak terpingkal-pingkal tertawa, karena tidak tahan saya menyegerakan dzikir dan tidak dilanjutkan doa, Kenapa?.

Begini ceritanya, tadinya saya jadi imam, sedang makmum saya satu orang saja, jadinya ia berdiri disamping kanan saya. Pada saat rakaat kedua ia mundur karena telah diberi isyarat oleh makmum lain yang ingin berjamaah, dengan cara itu shoof menjadi seimbang dan lurus alias tak pincang.

Pada saat saya mengucamkan salam dirakaat terakhir saya langsung mundur untuk mengambil posisi duduk sebelah kanan dibelakang makmum pertama saya, posisi duduknyapun agak mundur sedikit. Ternyata makmum yang ikut di rakaat kedua itu dua orang dan berdirinya persis disebelah kiri makmum saya yang pertama.

Tak lama kemudian datanglah makmum berikutnya, iapun bermaksud berjamaah dan menjadi makmum. Biasanya makmum seperti itu harus menepuk pundak sebelah kanan orang yang harus ia jadikan imam. Pertama ia menepuk pundak orang yang paling kiri, tapi entah kenapa kemudian ia menepuk pundak kanan makmum ditengah yang persis disebelah makmum pertama saya. Apa yang sedang difikirkan makmum terkahir itu?, apa karena posisinya jadi makmum tidak pas, sehingga membatalkan lelaki pertama untuk dijadikan imam, atau ia bermaksud punya imam 2 sekaligus dalam satu sholat?. entahlah.

Lelaki yang berdiri paling kiri merasa sudah ditepuk dan dijadikam imam, kemudian iapun mengeraskan pengucapan kalimat "Allahu Akbar", namun tak ada makmumnya. Kemudian Lelaki yang ditepuk berikutnya juga mengeraskan pengucapan kalimat "Allahu Akbar", karena telah ditepuk untuk dijadikan imam. Jadi saat yang bersamaan dua lelaki dalam sholat yang bersamaan merasa menjadi imam, karena 'ulah' satu makmum. Saya melihat kejadian itu tak mampu menahan tertawa, lalu segera meninggalkan musholla, karena tak ingin yang lagi sholat terganggu. 

Terus terang saya tidak tahu, hukumnya, yang jelas tidak membatalkan sholat dua lelaki yang ditepuk pundaknya, mereka seolah menjadi dua imam untuk satu makmum. Na...nilai sholat lelaki yang menepuk dua orang sekaligus itu yang saya tidak tahu?....

No comments: