Thursday, October 3, 2013

SALE ATAU TAIK

SEMAKIN ANEH!. Sebuah restoran bernuansa toilet yang dibuka Agustus 2013 lalu, menarik pengunjung. Apakah anda merasa jijik??. Apa jadinya jika anda menghabiskan makan siang atau makan malam di sebuah tempat ruangannya dipenuhi asesoris toilet, bahkan maaf ada asesoris bermotif 'tinja'. Jijik bukan, namun faktanya restoran tersebut baru saja dibuka perdana di Kota Taiyuan di Provinsi Shanxi di Cina, langsung diserbu pengunjung.

Kalau restoran ini mencoba sesuatu yang unik tentu jawabannya ia, gelas tempat / untuk menyajikan aneka minuman malah benbentuk 'kloset', bayangkan kalau aneka makanannya benbetuk 'kotoran' manusia. Jadi teringat cerita dua orang lelaki ribut masalah "Sale atau taik".

Lelaki Pertama (LP): "benda itu sale!"
Lelaki Kedua (LK): "bukan taik".
LP: "Sale!"
LK: "Taik!"
LP: "Gak percaya, coba cium", Lalu lelaki kedua mengambil benda yang sudah mengering, berwarna kecoklatan tua itu, lalu menciumnya.
LK :"Aaa.. apa kubilang!!, benarkan  taik", sambil membuang dengan cepat benda kering itu. Ini kisha dua orang tolol yang lagi mabuk, dulu tahun 80-an kisah ini sangat terkenal ketika saya masih di Aceh.

Keunikan lainnya, di Jepang saat ini lagi marak menggaji orang hanya untuk menemani. Gajinya lumayan sekitar Rp 600.000,- - Rp 900.000,- perhari per setengah hari. Tertarik. Syaratnya lumayan baik, tentu harus bisa bahasa jepang, tidak boleh saling jatuh cinta, tidak boleh pula berhubungan badan. Munculnya jenis pekerjaan ini, sebagai akibat makin banyaknya orang merasa 'kesepian', tidak ada teman bercanda atau teman untuk 'ngobrol'. 

Kemajuan teknologi, dan tinggi serta semakin panjangnya tingkat kesibukan manusia menimbulkan dampak sosial yang hebat di Jepang. Usia harapan hidup orang Jepang memang terkenal sangat tinggi, namun produktifitas sudah pasti menurus sesuai umur. Mereka-mereka yang berusia lanjut dan tidak punya aktifitas inilah yang mengalami kesepian. Mereka tidak lagi merasa diperhatikan, tidak lagi menemukan kehangatan dan tidak menemukan lagi manusia sebagai mahluk sosial dalam keluarga, sehingga merasa terasing.

Maka jalan singkat yang ditempuh adalah, perlu menyewa 'TEMAN", teman untuk ngobrol, teman untuk jalan-jalan, teman untuk nonton TV, minum dan mungkin teman makan. Dengan cara itu mereka berharap rasa keterasingan dapat diusir. 

 Keunikan yang mungkin tidak kita sadari lagi adalah; nama-nama makanan yang diperjual belikan benama 'SETAN'. Rawon setan, bakso setan, Rujak setan, dan seterusnya. Saya kira ini penyebab dari jauhnya dari TUHAN, ALLAH SWT. SEMOGA MENJADI RENUNGAN.




No comments: