BERTAHAN DIZAMAN MODEREN. Pak Syarifuddin (70) adalah orang yang tak lekang oleh waktu, dengan profesinya sebagai tukang patri. Pembuat beraneka peralatan tradisional seperti dandang, panci, ember, kubah mesjid, ember untuk menyiram. Bapak asli Bukit Tinggi-Sumatera Barat ini sejak tahun 1985 tetap setia bertahan dizaman yang serba moderen, dan meski anak-anaknya sudah besar semua dan mandiri. Kakek dengan 10 cucu ini mengaku tak pernah mengalami sakit yang serius, belum berkacamata dan bahkan masih kuat bekerja dari pagi hingga sore, di Jalan Prambanan-Batam ia berlabuh dengan peralatan sederhana dan apa adanya sang kakek memproduksi hal-hal tersebut. Rokok adalah teman setianya dikala sedang menunggu pembeli dan sedang bekerja. Kini sang kakek ditemani anaknya yang ketiga (Syaiful), sepertinya ia akan meneruskan usaha ini ujar sang kakek. Kami bisa membuat dan melakukan perbaikan peralatan yang dipesan pelanggan, bahkan sebuah kubah mesjid pernah kami buat untuk dibawa ke NTB sana. ...
Comments