Monday, January 12, 2015

Di BATAM, Anak punya Sertifikat Imunisasi Dasar Lengkap syarat masuk SD.

Tanggal 11 Januari 2015 kemarin saya menerima 2 surat edaran dari Camat dan Lurah. Surat edaran dari Pak Camat perihal Himbauan tentang kebersihan lingkungan. Surat edaran dari Lurah perihal Imunisasi Dasar Lengkap Sebagai Syarat Masuk Sekolah Dasar (SD). Mengapa saya sampai mau-maunya menulis masalah surat edaran tersebut.

Sudah sebulan warga Batam mengalami masalah dengan sampah rumah tangga, tidak diangkut. Akibatnya bisa ditebak?. Sampah didepan rumah meluber dari tempatnya, warga ribut, koran lokal ribut, pejabat Batam (Pemko dan DPRD) berakrobatik baik secara politik maupun secara publikasi, salah menyalahkan ancamanpun dilontarkan. Dikarenakan masalah sampah ini hampir tiap tahun berulang, wargapun makin tak percaya. Akibatnya banyak warga membuang sampah masing-masing ketempat yang tidak seharusnya, Ada RW/RT berinisiatif mengangkut sampah milik warga lalu dibuang dipinggir jalan, di depan kantor lurah, ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah yang dianggap tidak becus mengurus warga, "sampah aja gak bisa diurus, apalagi mengurus masyarakat". Kalimat ini terlontar karena ada pejabat Batam yang getol mencari popularitas untuk naik jadi Walikota dan atau Gubernur.

Kembali ke surat edaran Pak Camat, pada poin tiga dalam surat edaran itu ditulis 'Untuk pangangkutan sampah dapat menghubngi Dinasa Kebrsihan dan Pertamanan kota Batam disebutlah nama dan nomor HPnya. Ketika saya melaporkan kejadian diperumahan kami bahwa ada 'oknum' hendak mengangkut sampah dengan membawa truk sampah dan surat perintah untuk mengangkut sampah di ruko Pulomas, perumanku, padahal ruko belum ada, lalu orang itu menemui security dan RT, dengan alasan surat perintahnya untuk mengangkut sampah di ruko, maka sampah di perumahan tidak mau diangkut, dan minta dibayar. Orang yang ditulis Pak Camat dalam surat Edarannya saya SMS, malah memberitahukan orang dan nomor lain. Saya balas dan saya tulis, "surat edaran dari Pak Camat menulis nama dan nomor Bapak, kenapa di oper lagi?. YBS tidak menjawab / membalas sms saya hingga saya menulis ini.

Situasi seperti ini ada saja yang ingin mencari keuntungan, baik secara politik maupun secara materi. Akibat lainnya adalah warga tidak mau bayar iuran sampah, dan membuang sampah seenaknya saja, dimana saja bahkan dilempar dari atas kendaraan tanpa harus berhenti. Sampah itu kotor tapi sebenarnya bagi orang-orang tertentu adalah sumber keuntungan berupa uang, maupun politik. Bagi yang ingin mengambil keuntungan politik kok ya tega. Harus tega karena itulah politik.

Surat edaran kedua dari pak Lurah perihal Imunisasi Dasar Lengkap Sebagai Syarat Masuk Sekolah Dasar (SD). Saya jadi teringat pada tulisan saya terdahulu bahwa di Batam, untuk masuk SD Negeri harus memiliki sertifikat mampu membaca Al Qur'an bagi yang beragama Islam. Ini  ada lagi syarat untuk masuk SD harus memilik sertifikat Imunisasi dasar lengkap.  

Dalam surat edaran itu dilengkapi pula Alur Sertifikat Lulus Imunisasi Dasar Lengkap; Mulai dari Orangtua Murid/Wali Murid -Pukesmas-Puskemas terbitkan Rekomendasi-Dinkes Terbitkan Sertifikat Lulus-Sekolah untuk mendaftar. 


Ini mesti kelak menjadi masalah karena, pertama masih banyak orang tua yang tidak secara lengkap melaksanakan imunisasi dasar pada anaknya, kedua banyak juga orang tua yang belum tahu hal ini, ketiga mungkin saja ketika kecil sianak dibesarkan di luar Batam walau lahirnya di Batam dan diluar sana tidak ada kewajiban seperti di Batam.
Keempat kelak ini akan menjadi celah untuk terjadiknya korupsi, dengan membayar lalu keluarlah sertifikat imunisasi itu. Tidak mustahil, karena Syarat masuk SD bagi yang beragama Islam saja harus memiliki sertifikat mampu membaca Al Qur'an bisa dibeli, apalagi sertifikat Imunisasi. 

Maksud bagus, tapi pelaksanaan dilapangan yang perlu pengawasan ketat, karena kemungkinan disalah gunakan sangat besar. Sudah ada contohnya; Di Batam itu untuk masuk SD ditentukan umurnya minimal 7 tahun tapi anak guru, adak pejabat, anak anggota DPRD, anak orang berduit, usia di bawah 7 tahun bisa masuk SD. Sertifikat mampu membaca Al Qur'an syarat masuk SD juga bisa dibeli. Uang yang mengatur. Siapa yang untung atas semua masalah diatas?. Patut diwaspadai.

No comments: