Thursday, July 11, 2013

OLGA DIANGGAP KAMPANYE

Tayangan lawak Pesbukers yang ditayangkan stasiun televisi ANTV telah menyusupkan pesan dukungan posisi kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Hal itu terlihat dari tayangan Pesbukers yang didominasi banyolan pelawak Olga Syahputra. Pendapat itu disampaikan Pembina Masyarakat TV Sehat, Fahira Fahmi Idris. "Sudah waktunya komisi penyiaran menindak program Pesbukers yang selalu menayangkan perilaku LGBT, banci dan bencong setiap tayangan program tersebut," tegas Fahira seperti dikutip Republika, Senin (08/07/2013).Menurut Fahira Idris, tayangan Pesbukers banyak melanggar aturan. Mulai dari penghinaan Asslamualaikum hingga penghinaan profesi yang hampir seluruhnya dilakukan oleh Olga Syahputra.

Rupanya Olga Syaputra dianggap sebagai perwakilan kaum LGBT untuk mengkampanyekan kebenaran kaum gay-yaitu lelaki penyuka sesama lelaki ini salah satu bentuk kemurkaan Allah SWT pada pada manusia, karena menyimpang dari kodrat manusia. Ini tentu saja bertentangan dengan adat istiadal manapun di Indonesia serta juga bertentangan dengan agama manapun. Kita lihat saja bagaimana polah dan tingkah laku, bahasa tubuh Olga disetiap penampilannya di TV yang semakin gemulai dan lebih menyenangi tingkah pola ala wanita. 

Sebelumnya aktor senior Pong Harjatmo juga mengecam aksi Olga Syahputra yang telah menjadi pembenar kelompok gay untuk bisa hidup di Indonesia. Olga berusaha mengkampanyekan kebenaran gay, sehingga kelompok gay tetap eksis. Menurut Pong Harjatmo, Olga sudah melanggar etika. "Menurut saya, Olga sudah melanggar etika. Olga  terlalu pamer, bahwa gay itu benar, padahal itu tidak benar. Olga menjadi pembenar gay untuk bisa hidup di Indonesia. Kalau di Arab, Olga sudah diusir," tegas Pong. Menurut Pong, aksi-aksi Olga yang mengkampanyekan gay, merusak moral bangsa. "Dalam aksi ke-gay-annya, Olga mengajarkan penyimpangan. Bagaimana bangsa ini ke depan kalau terus disuguhi tontonan ala gay?" tegas Pong.

Pong Harjatmo juga menyesalkan, banyak acara televisi, termasuk sinetron, hanya mengejar rating tetapi tidak memikirkan moral bangsa. "Saya kira bukan hanya acara Pesbukers, banyak sekali tayangan yang merusak bangsa, bahkan ada juga tayangan yang menayangkan kelompok lesbian. Ini sudah menjadi masalah besar bagi bangsa Indonesia," kata Pong.

Ini bertujuan berbagi, agar anda tahu bahwa bentuk penyimpangan itu harus di beritahu kepada anggota keluarga, orang lain semoga bermanfaat.

No comments: