Saturday, March 9, 2013

BEDA ZAMAN SOEHARTO DENGAN ZAMAN REFORMASI.

Bagi anda yang merasakan zaman Soeharto (Orde Baru/Orba), anda akan tahu perbedaan yang sangat mencolok zaman ORBA dengan zaman reformasi / zaman sekarang.

Zaman Soeharto, kita disuguhi perkembangan pembangunan disegala sektor namun sekarang kita lebih banyak disuguhi berbagai macam perselisihan, percekcokan, kejahatan atau kekerasan lainnya, artis, preman, baik itu antar kelompok, antar suku, bahkan sesama anggota partai. Waktu kita habis untuk mengurus, mendengarkan, membaca, melihat hal-hal seperti itu hampir disemua media. Dan yang terkadang aneh, entah dari mana para supoter / pendukung pelaku kejahatan, korupsi, narkoba itu sehingga tidak jelas lagi mana yang patut dibela dan mana yang tidak patut dibela.

Coba simak permasalahan partai Demokrat seolah tidak berujung, dan celakanya Presiden RI pun masih sibuk mengurus partai. Pada zaman Soeharto kita tidak akan pernah melihat, Soeharto mengurus langsung dihadapan media, partai Golkar walapun ia pembina Golkar. Zaman Soeharto kita juga tidak akan melihat tingkah polah aneh-aneh artis, pejabat, anggota DPR. Coba sekarang.... makin banyak yang aneh, bahkan diluar nalar sehat kita, Al qur'an di korupsi.

Ada juga yang menarik cerita teman saya. Ia berkisah tetang suami istri yang sedang mengingat-ingat enaknya zaman Soeharto.
Suami:"memang zaman Soeharto juga yang paling enak". ujar suaminya pada istri.
Istri:"Siapa bilang zaman Soeharto, enak!!, apa papa tak igat bagaimana susahnya kita waktu itu" ujar istri dengan suara meninggi.
Suami:"Ya...papa ingat...tapi zaman Soeharto jauh lebih enak dan lebih baik".
Istri:"Tidak!, zaman sekarang lebih baik, apanya yang lebih baik zaman Soeharto". sang istri tak mau kalah.
Suami:"Ya...zaman Soeharto, mama masih sintal, masih padat, kulit mulus dan kencang".
Istri: "Oh..gitu, zaman Soeharto papa juga masih, gagah, kokoh berdiri tegak".Ujar istrinya tak mau kalah.

Wah setiap orang sepertinya memiliki kenangan indah, dan memiliki masa-masa yang sulit dilupakan. Tapi jangan terlena dengan masa lalu karena tidak akan pernah kembali. Bersyukurlah dengan apa yang dimiliki.

No comments: