Wednesday, June 27, 2012

KURUS?, PERTANYAANNYA LEBIH BANYAK.

Sudah dua tahun, saya berupaya mengurangi berat badan. Tahun 2010 awal saya sempat berbobot 77 Kg. Tahun ini di bulan Juni saya betul-betul terlihat kurus, upaya saya untuk mengurangi berat badan sejak tahun 2010 itu Alhamdulillah berhasil.

Sebetulnya saya hanya menginginkan bobot saya ideal saja, sesuai antara tinggi badan dengan berat badan. Ternyata menurutkan berat badan itu tidaklah gampang, butuh kedispilinan tinggi, tekad yang kuat. Kalau cuma niat jelas akan gagal. Benar-benar sangat sulit, penuh godaan baik dari orang-orang disekeliling kita maupun makanan yang ada. Diawal terasa begitu berat tapi lama-kelamaan saya terbiasa dan berlangsung secara normal dan baikm butuh 2 tahun untuk kembali ke berat ideal.

Ternyata ceritanya tidak hanya sampai disitu, ketika saya sebulan lalu balik ke Lobam-Bintan, mengunjungi rekan-rekan dan tetangga dulu. Mereka pada bertanya-tanya, kenapa saya kurus sekali, apa rahasianya. Saya hanya tersenyum sambil menerangkan bahwa saya memang sedang berusaha menurutkan berat badan. Bagaimana caranya lanjut mereka penasaran yang memang pada kelebihan berat badan, perut buncit.

Awalnya saya tak sengaja ketemu produk herbal penurut nafsu makan, ada pil dan serbuk serat yang harus saya campur dengan air lalu itulah yang saya harus konsumsi disiang hari, artinya saya hanya boleh sarapan siang tak perlu makan lagi, malamnya secukupnya, seperti buah. Cukup berat tapi efektif sekali, hanya 5 hari berat badan saya turun 3 kg lebih. Kemudian Hari Minggu lalu ada sahabat lama dan kerabat mengomentari dan bertanya mengenai kurusnya badanku, sampai pertanyaan berikutnya adalah apakah saya sakit,sehingga begitu kurus. Pertanyaan ini 'gak peten kali', bikin aku tak enak body aja.

Jadi jika kita kurus pertanyaannya lebih banyak dan umumnya curiga kita sakit, padahal alhamdulillah aku merasa sehat wal afiat. Alhamdulillah aku sehat.

No comments: