Wednesday, December 16, 2015

NAMANYA JUGA IKLAN.

Pernah dengar ungkapan berikut 'namanya juga iklan'. Ungkapan tersebut biasanya terucap bahwa kita sudah memaklumi bahwa iklan itu antara benar dan tidak, atau kita sudah memahami bahwa iklan itu adalah jualan produk yang cendrung dilebih-lebihkan, didramatisir atau bahkan lebih kasarnya berbohong.

Namanya juga iklan, tujuannya adalah agar produk yang di iklankan, tidak hanya di lihat, didengar tapi juga dibeli lalu di pakai/dipergunakan secara rutin oleh sasaran / pembeli. Lalu bagaimana caranya agar hal itu tercapai, maka muncullah iklan yang seperti paragraf pertama diatas bahkan cendrung berlebihan atau bahkan tidak 'kena mengena' antara yang diiklankan dengan isi pembicaraan atau dengan adegan dalam iklan. Contoh ;

Iklan sampo rambut.
Terlihat suasana seperti di 'airport' para penumpang baru turun dari pesawat dengan mendorong barang bawaan dengan troli. Seorang wanita penjemput lalu berbicara, 'habis terbang jauh, rambutnya kusut deh', dan memang terlihat seorang penumpang wanita rambutnya begitu kusut dan awut-awutan, sementara ada seorang wanita yang di jemput oleh wanita yang bicara tadi, rambutnya tetap indah, lembut dan rapi. Kemudian muncul pertanyaan dari saya pendengar iklan itu. Memangnya si wanita yang rambutnya kusut habis terbang jauh itu, naik pesawat atau naik apa?, kalau naik pesawat didalam pesawat atau di luar pesawat?. Lalu kenapa hanya wanita itu yang kusut?, satu pesawatkah mereka?. Lalu pesawat apa yang di tumpangi sehingga membuat rambut si wanita itu kusut atau awut-awutan. Adakah kaitannya rambut yang kusut dan awut-awutan itu dengan sampo yang dipakai?. Kalau mereka memang naik pesawat, apa mungkin rambut bisa sekusut itu?, Iklan sampo yang aneh.

1 comment:

cafe said...

iklan kecap selalu no 1. namanya juga iklan